Infrastruktur Banten Terus Berkembang, Koridor Industri Tangerang Dinilai Semakin Strategis bagi Investasi
News

Infrastruktur Banten Terus Berkembang, Koridor Industri Tangerang Dinilai Semakin Strategis bagi Investasi

14 Juli 2026

Didukung perkembangan infrastruktur dan konektivitas logistik, koridor industri Tangerang di Provinsi Banten semakin memperkuat posisinya sebagai kawasan strategis yang mendukung pertumbuhan investasi manufaktur, pergudangan, dan distribusi nasional.

14 Juli 2026

JAKARTA, Agung Intiland News - Pertumbuhan kawasan industri di Provinsi Banten terus ditopang oleh peningkatan konektivitas infrastruktur dan aktivitas industri di wilayah Tangerang Raya. Di tengah kebutuhan dunia usaha akan efisiensi logistik, kawasan industri di Banten dinilai semakin strategis karena berada di jalur utama distribusi antara Jakarta, Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Pelabuhan Merak, serta akses menuju berbagai kawasan industri di Pulau Jawa.

Banten selama beberapa tahun terakhir berkembang menjadi salah satu pusat industri nasional dengan konsentrasi sektor manufaktur, logistik, otomotif, makanan dan minuman, kimia, hingga pergudangan modern. Posisi geografis yang berbatasan langsung dengan DKI Jakarta menjadikan provinsi ini sebagai gerbang utama arus barang dari dan menuju Pulau Sumatra maupun kawasan metropolitan Jabodetabek.

Di Kabupaten Tangerang, aktivitas investasi masih didominasi oleh pengembangan fasilitas produksi, gudang, dan pusat distribusi. Perusahaan kini semakin mempertimbangkan lokasi yang mampu memangkas waktu distribusi, mengurangi biaya logistik, serta menyediakan infrastruktur yang siap digunakan tanpa memerlukan investasi tambahan dalam skala besar.

Perubahan tersebut mencerminkan bergesernya preferensi investor. Jika sebelumnya harga lahan menjadi faktor utama, kini perusahaan lebih mengutamakan kawasan yang telah memiliki jaringan jalan yang baik, utilitas lengkap, serta kemudahan akses menuju bandara, pelabuhan, dan jalan tol. Kriteria tersebut dinilai mampu meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mempercepat proses ekspansi bisnis.

Menurut manajemen Laksana Business Park, tren tersebut menunjukkan bahwa kawasan industri modern harus mampu menghadirkan nilai tambah di luar penyediaan lahan. Investor dan tenant kini membutuhkan kawasan yang mendukung produktivitas melalui infrastruktur yang andal, akses logistik yang efisien, serta lingkungan usaha yang terintegrasi.

"Perusahaan semakin fokus pada efisiensi operasional. Karena itu, kawasan yang memiliki akses strategis, utilitas yang memadai, dan kesiapan operasional akan lebih kompetitif dalam menarik investasi baru," ujar perwakilan manajemen Laksana Business Park.

Melihat perkembangan tersebut, koridor industri di Kabupaten Tangerang diperkirakan akan tetap menjadi salah satu tujuan investasi yang menarik di Banten. Kombinasi antara lokasi strategis, pertumbuhan industri, dan konektivitas logistik menjadi modal penting untuk mendukung ekspansi sektor manufaktur maupun pergudangan pada paruh kedua 2026. (JP)

Kembali ke Artikel

Artikel Lainnya